Tengku Muhammad Roem Resmi Dinobatkan sebagai Junjungan Adat Raja Luhak Kunto Darussalam
Ucapan selamat dan doa restu disampaikan oleh Tengku Antonius Sumbara, selaku Ketua Persatuan Silat Tradisional Minangkabau (PSTM), yang juga merupakan keturunan langsung Yang Dipertuan Sakti Rokan. Dalam pernyataannya, Tengku Antonius Sumbara menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas penabalan tersebut.
“Penabalan ini bukanlah sekadar pemakaian gelar kebesaran, melainkan sebuah amanah adat yang berat dan mulia, amanah untuk menjaga marwah luhak, memelihara keseimbangan adat dan syarak, serta mengayomi seluruh anak negeri dengan kebijaksanaan dan keadilan. Seorang junjungan adat adalah tempat bertanya, tempat bersandar, dan tempat menyelesaikan persoalan umat dengan berlandaskan adat bersendi syarak, syarak bersendi Kitabullah” ujar Tengku Antonius Sumbara. Ia berharap Tengku Muhammad Roem dapat menjalankan peran sebagai junjungan adat dengan arif dan bijaksana demi kemaslahatan masyarakat Luhak Kunto Darussalam.
Lebih lanjut, Tengku Antonius Sumbara juga menegaskan hubungan kekerabatan yang kuat dalam silsilah, di mana Tengku Muhammad Roem merupakan adik kandung dari Tengku Rohana Rokan, yang dikenal sebagai Nenek dari Tengku Antonius Sumbara.
“Dengan penuh rasa syukur kepada Allah SWT serta hormat yang setinggi-tingginya kepada para ninik mamak, alim ulama, cerdik pandai, dan seluruh anak kemenakan Luhak Kunto Darussalam, saya mengucapkan selamat dan tahniah atas penobatan dan penabalan Junjungan Adat Raja Luhak Kunto Darussalam kepada atuk kami Tengku Muhammad Roem sebagai Yang Dipertuan Muda.
Prosesi penobatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkokoh nilai adat, budaya, dan persatuan masyarakat Kunto Darussalam di tengah perkembangan zaman.

Post a Comment