Ketum PSTM Sampaikan Tahniah atas Pelantikan Panglima Besar Datuk Muhammad Nasir dan DPP Hulubalang LAM Riau Kota Pekanbaru
Panglima Besar Datuk Muhammad Nasir dipercaya memimpin jajaran Hulubalang LAMR Kota Pekanbaru untuk periode lima tahun ke depan. Pelantikan berlangsung di Gedung LAMR Kota Pekanbaru, Jalan Senapelan, Kamis (17/9/2026).
Prosesi pelantikan dilakukan oleh Datuk Seri Rezky Bagus Oka, S.M., M.M., selaku Ketua MKA LAMR Kota Pekanbaru, bersama Datuk Seri Mispidauan, S.H., M.H., selaku DPH LAMR Kota Pekanbaru.
Bagi PSTM, pelantikan tersebut tidak sekadar menjadi pergantian atau pengukuhan kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat peran lembaga adat dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Tongku Anton Rokan berharap Panglima Besar Datuk Muhammad Nasir bersama seluruh jajaran Hulubalang dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga marwah adat, serta menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hulubalang Bukan Sekadar Simbol Adat
Panglima Besar Hulubalang LAMR Kota Pekanbaru, Datuk Muhammad Nasir, menegaskan bahwa Hulubalang harus mampu menerjemahkan amanah adat ke dalam peran nyata di tengah masyarakat.
Menurutnya, Hulubalang bukan sekadar bagian dari struktur adat atau simbol kebesaran Melayu. Hulubalang memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga ketertiban sosial, persatuan, marwah adat, dan nilai-nilai luhur budaya Melayu Riau.
“Hulubalang harus mampu menjadi pagar negeri. Kita hadir untuk menjaga marwah, adat dan budaya Melayu Riau, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi merupakan tanggung jawab yang harus kita jalankan bersama dengan penuh keikhlasan dan kebersamaan,” ujar Datuk Muhammad Nasir.
Ia menekankan bahwa kekuatan Hulubalang harus dibangun melalui kebersamaan dan persaudaraan. Dengan demikian, keberadaan Hulubalang dapat mengambil bagian dalam menjaga keharmonisan sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai adat di tengah perkembangan masyarakat Kota Pekanbaru.
Bangun Sinergi dengan Pemerintah dan Dunia Usaha
Komitmen memperkuat peran sosial tersebut juga disampaikan Sekretaris Jenderal Hulubalang LAMR Kota Pekanbaru, Panglima Besar Madya Sonny Aroma, S.T.
Ia mengatakan, Hulubalang LAMR Kota Pekanbaru akan membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Pekanbaru, dunia usaha, pihak swasta, dan elemen masyarakat.
“Hulubalang tidak dapat berjalan sendiri. Dengan komunikasi, kolaborasi dan kebersamaan, kita dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat dan negeri ini,” kata Sonny Aroma.
Menurutnya, kolaborasi tersebut perlu diarahkan pada program-program yang memiliki dampak nyata, bukan hanya kegiatan seremonial. Bidang sosial, budaya, kemasyarakatan, serta pelestarian nilai-nilai Melayu menjadi bagian yang dapat dikembangkan melalui kerja sama lintas sektor.
PSTM: Adat Harus Hadir Memberi Manfaat
Tongku Anton Rokan menyambut baik komitmen jajaran Hulubalang LAMR Kota Pekanbaru untuk memperkuat peran sosial dan budaya.
Ia menilai lembaga adat memiliki posisi penting dalam merawat nilai-nilai budaya sekaligus membangun hubungan yang harmonis di tengah masyarakat.
“Atas nama keluarga besar PSTM, kami mengucapkan tahniah dan selamat kepada Panglima Besar Datuk Muhammad Nasir beserta seluruh jajaran Hulubalang LAMR Kota Pekanbaru. Semoga amanah, istiqamah dan senantiasa diberikan kekuatan dalam menjaga marwah adat serta menjadi pagar negeri bagi masyarakat Kota Pekanbaru,” ujar Tongku Anton Rokan.
Tongku Anton Rokan juga memberikan ucapan khusus kepada Panglima Muda Hariadi, S.Sn., yang mendapat amanah sebagai Hulubalang LAMR Kota Pekanbaru. Hariadi diketahui juga mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum II PSTM.
Tahniah turut disampaikan kepada Aldo Gusman yang mendapat amanah sebagai Hulubalang LAMR Kota Pekanbaru. Aldo Gusman juga merupakan Ketua Perguruan Silat Harimau Tingkih Singgalang.
“Kami juga mengucapkan tahniah kepada Panglima Muda Hariadi, S.Sn. atas amanah yang diberikan. Semoga amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semakin mempererat sinergi antara Hulubalang LAMR Kota Pekanbaru dengan PSTM,” tambahnya.
Pelantikan DPP Hulubalang LAMR Kota Pekanbaru periode 2026–2031 diharapkan menjadi awal penguatan peran adat yang lebih terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pada kemanfaatan masyarakat.
Di tengah dinamika kehidupan perkotaan, adat tidak hanya berbicara tentang warisan masa lalu. Nilai-nilai adat juga dapat menjadi pijakan dalam merawat persaudaraan, menjaga marwah, memperkuat persatuan, dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
Bagi PSTM, semangat tersebut menjadi titik temu penting antara pelestarian tradisi dan pengabdian kepada masyarakat.


Post a Comment